Minggu, 23 Juli 2017

ISLAM ITU NASIHAT

ISLAM ITU NASIHAT

HADITS KE 35

Jarir bin Abdillah berkata, "Saya berbaiat kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk mendengar dan taat, lalu beliau menuntunku untuk mengucapkan, 'semampu saya.' Juga untuk menasihati setiap muslim."

(HR. Bukhari, Kitab: "Hukum-Hukum" (93), Bab: Tata cara pemimpin membaiat rakyatnya (43))


Sumber : Kitab Al-Lu'lu wal Marjan Mutiara Hadits Sahih Bukhari dan Muslim

Sabtu, 22 Juli 2017

KEUTAMAAN ORANG-ORANG BERIMAN DAN PENDUDUK YAMAN

KEUTAMAAN ORANG-ORANG BERIMAN DAN PENDUDUK YAMAN

HADITS KE 31

Uqbah bin Amru (Abu Mas'ud) berkata, "Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah menunjukkan tangannya ke arah Yaman dan bersabda: 'Iman itu ada pada penduduk Yaman (7), sedangkan keras hati itu ada pada pengembala yang selalu berada dekat dengan pangkal ekor unta (8) (di lembah-lembah jauh dari pemukiman), yaitu di tempat dua tanduk setan muncul pada suku Rabi'ah dan Mudhar.' "

(HR. Bukhari, Kitab: "Awal penciptaan" (59), Bab: Sebaik-baik harta seorang Muslim adalah kambing yang digembalakan di lereng-lereng bukit (15))

HADITS KE 32

Abu Hurairah ra meriwayatkan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: "Penduduk Yaman datang kepada kalian, hati mereka halus dan lembut. Fikih (pemahaman agama) itu ada pada penduduk Yaman, demikian pula hikmah ada pada penduduk Yaman."

(HR. Bukhari, Kitab: "Peperangan" (64), Bab: Kedatangan Al-Asy'ari dan penduduk Yaman (74))

HADITS KE 33

Abu Hurairah ra meriwayatkan, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: "Induk kekafiran itu di arah timur (Persia), keangkuhan dan kesombongan itu ada pada pemilik kuda dan unta juga pada pengembala dari penduduk gurun, dan ketenangan itu ada pada pemilik kambing."

(HR. Bukhari, Kitab: "Awal penciptaan" (59), Bab: Sebaik-baik harta seorang muslim adalah kambing yang digembalakan di lereng-lereng bukit (15))

HADITS KE 34

Abu Hurairah ra berkata, "Saya mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: 'Keangkuhan dan kesombongan ada pada pengembala dari penduduk gurun, sedangkan ketenangan ada pada pemilik kambing. Iman ada pada penduduk Yaman demikian pula hikmah ada pada penduduk Yaman.' "

(HR. Bukhari, Kitab: "Perangai/budi pekerti" (61), Bab: Firman Allah, "Hai manusia, sesungguhnya kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal." (1))

Catatan:
(7) Sebab, mereka pertama kali orang yang memenuhi seruan Nabi Ibrahim as saat beliau menyerukan haji dan mereka pasrah dengan sukarela. (Al-Kasymiri: Faidhul Bari Syarh Al-Bukhari 5/254)

(8) Mereka tinggal jauh dari perkotaan dalam rangka mengembalakan unta-unta mereka sehingga mereka bodoh terhadap ajaran syariat Islam (Shahih Al-Bukhari Tahqiq Musthafa Dib Al-Bugha 3/1202)


Sumber : Kitab Al-Lu'lu wal Marjan Mutiara Hadits Sahih Bukhari dan Muslim

Kamis, 20 Juli 2017

MEMULIAKAN TETANGGA, TAMU DAN BERKATA BAIK ATAU DIAM ADALAH BAGIAN DARI IMAN

MEMULIAKAN TETANGGA, TAMU DAN BERKATA BAIK ATAU DIAM ADALAH BAGIAN DARI IMAN

HADITS KE 29

Abu Hurairah Radhiyallahu 'anhu berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: "Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir jangan menyakiti tetangganya. (5) Dan Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir muliakanlah tamunya. (6) Dan barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir berkatalah yang baik atau diam."

(HR. Bukhari, Kitab: "Adab" (78), Bab: Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka janganlah mencela tetangganya (31))

HADITS KE 30

Abu Syuraih Al-Adawi berkata, "Kedua telingaku mendengar dan kedua mataku melihat ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, 'Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, muliakanlah tetangganya. Dan barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, muliakanlah tamunya dan masa istimewanya.'

Para sahabat bertanya, 'Seperti apa masa istimewanya, wahai Rasulullah?'

Beliau menjawab, 'Satu hari satu malam. Bertamu itu tiga hari, adapun setelahnya maka itu sedekah (kebaikan) baginya. Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir berkatalah yang baik atau diam.

(HR. Bukhari, Kitab: "Adab" (78), Bab: Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka janganlah mencela tetangganya (31))

Catatan :
(5) Berkaitan dengan para tetangga para ulama mengatakan, "Jika tetangga itu muslim sekaligus kerabat, maka ia memiliki tiga hak, yaitu hak ketetanggaan, hak keislaman, dan hak kekerabatan. Jika Jika ia seorang muslim yang bukan kerabat maka ia mempunyai dua hak, yaitu hak ketetanggaan dan hak keislaman. Dan jika ia seorang kafir yang bukan kerabat maka ia mempunyai satu hak, yaitu hak ketetanggaan." (Imam Nawawi, Syarah Hadits Arba'in).

(6) Di antara bentuk memuliakan tamu adalah menyambutnya dengan baik dan menjamunya. Kewajiban menerima dan menjamu tamu adalah sehari semalam sedang selebihnya hukumnya sunah. Bagi orang yang bertamu dianjurkan agar tidak banyak merepotkan tuan rumah. Bila ia menginap sampai tiga hari, hendaklah ia meminta izin kepada tuan rumah agar tidak menyebabkan tuan rumah sangat terbebani. (Imam Nawawi, Syarah Hadits Arba'in).


Sumber : Kitab Al-Lu'lu wal Marjan Mutiara Hadits Sahih Bukhari dan Muslim

Selasa, 18 Juli 2017

MENCINTAI KEBAIKAN UNTUK SAUDARA SEBAGAIMANA MENCINTAINYA UNTUK DIRI SENDIRI ADALAH BAGIAN DARI IMAN

MENCINTAI KEBAIKAN UNTUK SAUDARA SEBAGAIMANA MENCINTAINYA UNTUK DIRI SENDIRI ADALAH BAGIAN DARI IMAN

HADITS KE 28

Anas meriwayatkan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: "Tidak sempurna iman seseorang dari kalian hingga menyukai untuk saudaranya sebagaimana ia menyukai untuk diri sendiri. (4)"

(HR. Bukhari, Kitab: "Iman" (2), Bab: Termasuk bagian dari iman adalah mencintai saudaranya seperti dirinya sendiri (7))

Catatan :
(4) Artinya perbuatan-perbuatan yang baik (Shahih Al-Bukhari Tahqiq Musthafa Dib Al-Bugha 1/13)


Sumber : Kitab Al-Lu'lu wal Marjan Mutiara Hadits Sahih Bukhari dan Muslim

MENCINTAI RASULULLAH MELEBIHI CINTA KEPADA ORANG LAIN

MENCINTAI RASULULLAH MELEBIHI CINTA KEPADA ORANG LAIN

HADITS KE 27

Anas meriwayatkan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: "Tidak sempurna iman seseorang dari kalian hingga aku lebih ia cintai daripada orangtuanya, anaknya, dan manusia semuanya."

(HR. Bukhari, Kitab: "Iman" (2), Bab: Mencintai Rasulullah saw adalah bagian dari iman (8))


Sumber : Kitab Al-Lu'lu wal Marjan Mutiara Hadits Sahih Bukhari dan Muslim

MERASAKAN MANISNYA IMAN

MERASAKAN MANISNYA IMAN

HADITS KE 26

Anas meriwayatkan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: "Ada tiga hal yang bila terdapat pada diri seseorang ia akan merasakan manisnya iman. Menjadikan Allah dan Rasul-Nya lebih ia cintai daripada selain keduanya, mencintai seseorang karena Allah, dan benci kembali kepada kekafiran sebagaimana ia benci untuk dilemparkan ke dalam neraka."

(HR. Bukhari, Kitab: "Iman" (2), Bab: Manisnya keimanan (9))

Sumber : Kitab Al-Lu'lu wal Marjan Mutiara Hadits Sahih Bukhari dan Muslim

RAGAM AMAL UTAMA DALAM ISLAM

RAGAM AMAL UTAMA DALAM ISLAM

HADITS KE 24

Abdullah bin Amr berkata, "Seorang lelaki bertanya kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, 'Amalan Islam apakah yang baik?' Beliau menjawab, 'Engkau memberi makan dan mengucapkan salam, baik kepada orang yang engkau kenal maupun orang yang belum engkau kenal.' "

(HR. Bukhari, Kitab: "Iman" (2), Bab: Memberi makanan bagian dari Islam (6))

HADITS KE 25

Abu Musa ra meriwayatkan bahwa para sahabat bertanya, "Wahai Rasulullah, pemeluk Islam seperti apakah yang utama?" Beliau menjawab, "Orang yang lisan dan tangannya tidak mengganggu kaum muslimin."

(HR. Bukhari, Kitab: "Iman" (2), Bab: Amalan Islam apakah yang paling utama? (2))


Sumber : Kitab Al-Lu'lu wal Marjan Mutiara Hadits Sahih Bukhari dan Muslim